Image Source : dream.co.id
Belakangan ini ramai di media perihal kasus penembakan yang dilakukan
oleh Gathan Saleh, mantan suami Dina Lorenza. Korban penembakan yakni Andhika
akhirnya buka suara kepada pewarta terkait momen dirinya hampir kehilangan
nyawa.
Pada malam itu, Gathan Saleh mendatangi tempat kejadian perkara di Jakarta Timur. Insiden penembakan dimulai dengan aksi Gathan Saleh mengokang senjata api lalu diarahkan kepada Andhika.

"Saya tanya ada apa? Ada masalah apa? Terus beliau tidak banyak bicara. Dia kokang senjata, diarahkan ke saya. Saya lihat lubang senjatanya ada di pas arah kepala saya, saya menghindar," kata Andhika.
Baca juga: Gathan Saleh Jadi Buron Perkara Tembah Seorang Pria, Catatan Kriminalnya Kembali Terungkap
Di belakangnya ada kaca. Sejurus kemudian timah panas menembus kaca. Andhika menyebut Gathan Saleh menembak tiga kali ke bawah sebelum "menerbangkan" peluru ke atas.
"Kebetulan kaca semua di belakang. Hancurlah kaca itu kena peluru. Ditembakin dua kali. Saya lari ke dalam. Sampai 15 menit, sempat dia menembak 3 kali letusan pertama ke bawah. Baru dua kali ke atas ke arah saya," akunya.
Tak mau menunggu waktu lama, Andhika pun jalan kaki menuju kantor polisi yang hanya berjarak 3 kilometer dari TKP.
"Pas saya ke dalam itu saya tunggu dia sekitar 15 menit baru. Baru saya jalan kaki, saya trauma sekali. Saya jalan kaki, saya bilang: Alhamdulillah saya masih hidup. Karena tadi benar-benar nyaris mati saya," ujar Andhika dikutip dari Youtube Intens.
Menurut Andhika, alasan Gathan hendak melayangkan peluru ke arahnya karena cekcok masalah pekerjaan.
"Intinya kita cekcok gara-gara urusan kerjaan. Masalah sepele sebenarnya. Cuma mungkin penyampaian dia dan penyampaian saya ke dia. Dia tidak bisa terima dan saya tidak bisa terima penyampaian dia," Andhika menjelaskan.
(Dnd)