Image Source : Instagram
Prilly Latuconsinna akhirnya memberikan respon terkait kontroversi memasang status menggunakan fitur #OpenToWork di LinkedIn. Sebagai informasi, bingkai #OpenToWork di LinkedIn merupakan fitur untuk menandai bahwa pengguna sedang aktif mencari peluang kerja baru.
Rupanya usai menggunakan bingkai tersebut, Prilly mendapatkan lebih dari 30 ribu tawaran pekerjaan dari berbagai bidang. Hal ini pun membuat geram warganet dan menilai Prilly kurang berempati di tengah sulitnya mencari lowongan pekerjaan. Sadar dengan hujatan yang diterimanya, Prilly Latuconsina akhirnya mengunggah permintaan maaf.

"Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian marah, kecewa, atau nggak nyaman, untuk itu aku ingin menyampaikan klarifikasi dengan iktikad baik sebagai bentuk tanggungjawabku dalam berkomunikasi. Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman, " kata Prilly Latuconsina.
Kekasih Omara Esteghlal ini juga menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan dan rasa tidak nyaman yang muncul. Prilly juga menegaskan bahwa sejak awal dirinya tidak memiliki niat untuk bersikap tidak sensitif atau tidak berempati terhadap kondisi yang tengah dialami banyak orang saat ini.
"Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," tegasnya.
Lebih lanjut, Prilly menjelaskan bahwa keputusannya terjun langsung ke dunia penjualan didasari oleh keinginannya untuk belajar. Artis berusia 30 tahun itu juga menyebut bahwa niatnya memasang status tersebut dimaksudkan sebagai ruang kolaborasi lintas industri dan upaya memperluas jejaring profesional, khususnya di bidang-bidang yang belum pernah ia jajaki sebelumnya.
"Terkait penggunaan fitur #OpenToWork aku ingin menggunakan sebagai ruang kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional terutama di bidang, atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba. Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," bebernya. (ND)