Image Source : Cumicumi
Pernyataan Marcel Radhival atau yang dikenal dengan Pesulap Merah atas pernikahannya dengan Ratu Rizky Nabila memang langsung menjadi sorotan. Pasalnya, Pesulap Merah mengaku bahwa mereka telah melakukan poligami sejak tahun 2022.
Sayangnya pernyataan Pesulap Merah ini menimbulkan hujatan dari warganet. Yang terbaru, Ratu Rizky Nabila dituding pelakor oleh warganet.
"Benarkah kakak pelakor yang menyebabkan istri pertama depresi hingga meninggal dunia," tulis akun @mufista2.
Pertanyaan itu kemudian dijawab Ratu Rizky Nabila. Meski telah mengklarifikasinya, namun hal tersebut tak cukup. Hingga akhirnya Pesulap Merah harus turun tangan membela istrinya tersebut. Bukan hanya soal tudingan pelakor, Pesulap Merah juga menegaskan bahwa pernikahan mereka bukan alasan istri pertamanya, Tika Mega Lestari, meninggal dunia.

"Istri kedua saya BUKAN PELAKOR, apalagi PEMBUNUH seperti opini yang digiring media-media belakangan ini, dari awal pernikahan, dia wanita baik, dia tidak ada sama sekali niat mau merebut samapi hari terakhir Rohimahalloh istri pertama menghembuskan nafas, dia bahkan punya prinsip "kalo sampe saya dan Rohimmahalloh cerai, dia juga mau cerai.","kata Pesulap Merah.
Lebih lanjut, Pesulap Merah juga menilai bahwa Ratu Rizky Nabila selalu mengingatkan dirinya untuk merawat almarhumah Tika yang harus bolak-balik ke rumah sakit. Ratu bahkan menawarkan kulitnya untuk dicangkokkan ke almarhumah Tika saat operasi ketiga.
"Dia justru yang terus mengingatkan saya untuk merawat Rohimahalloh walapun harus terus bulak-balik rumah sakit selama pernikahan, dia bahkan menawarkan kulitnya untuk dipakai ke Rohimahalloh dioperasi ketiganya, tapi karena saya tidak dikabari perihal operasi ketiga oleh pihak keluarga Rohimahalloh, sehingga itu tidak terjadi," imbuhnya.
Sementara itu, Tika Mega Lestari diketahui meninggal dunia pada 27 Januari 2026 usai berjuang melawan penyakitnya selama ini. Meskipun Pesulap Merah mengaku bahwa sang istri meninggal lantaran sakit, namun pihak keluarga menyebut Tika meninggal lantaran sakit hati usai dipoligami. (ND)