Image Source : Instagram
Nama Denada memang sempat menjadi perbincangan usai muncul Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anaknya. Meski telah menyampaikan permintaan maaf beberapa waktu yang lalu, namun belum lama ini Denada akhirnya buka-bukaan mengungkapkan alasan menyakitkan di balik keputusannya menyerahkan Ressa untuk diasuh oleh kerabat ibunya di Banyuwangi, Jawa Timur.
Dalam Youtube milik Feni Rose, Denada mengaku kala itu terjebak dalam dilema antara ego seorang ibu dan masa depan anaknya. Dengan statusnya yang masuh belum menikah, Denada khawatir jika Ressa tidak akan pernah merasakan memiliki keluarga yang utuh.
"Aku tak pernah menganggap Ressa sebagai kesalahan. Pun aku tidak membuangnya. Aku mempertahankan dia dan memutuskan untuk melahirkannya," kata Denada.
Di sisi lain, Denada mengetahui bahwa keluarga sang paman mendambakan kehadiran anak laki-laki. Hal inilah yang membuat Denada menilai, mereka akan menjadi 'rumah' terbaik untuk putranya.
"Aku hanya mau dia punya keluarga yang utuh. Om Dino dan Tante Ratih bisa memberikan itu untuk Ressa," ungkapnya.
Penyanyi berusia 47 tahun itu menilai dengan menyerahkan Ressa kepada keluarga pamannya merupakan cara terbaik untuk melindungi Ressa dari lingkungan sosial. Dia tak ingin, Ressa menjadi korban perundungan hanya karena dibesarkan tanpa kehadiran seorang ayah. Namun seiring waktu, keputusan menyerahkan Ressa Rizky Rossano justru menjadi penyesalan terbesar bagi Denada.
"Aku tahu, aku salah. Kalau aku bisa memutar waktu kembali, mestinya saat itu aku berani membesarkan Ressa sendiri. Ini juga pernah aku bilang sama mama. Aku bilang, 'Ya Allah, aku menyesal banget'," ujarnya.
Lebih lanjut, Denada saat ini mengaku hanya bisa pasrah menerima kenyataan bahwa Ressa Rizky Rossano tidak bisa menerima dirinya sebagai ibu. Dia juga tak ingin memaksa sang anak untuk menerima dan memaafkannya.
"Aku pengin sekali dia memanggil aku ibu. Tapi sepertinya tidak adil untuk dia ya kalau ujug-ujug aku datang dan meminta memanggil aku 'ibu'," pungkas Denada. (ND)