Image Source : Youtube
Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memutuskan menolak seluruh isi nota pembelaan atau pleidoi yang dilayangkan Ammar Zoni dalam persidangan kasus dugaan peredaran narkoba dalam Rumah Tahanan (Rutan) yang menjeratnya.
Alih-alih merasa kecewa, Ammar Zoni justru mengaku menghormati penolakan itu sebagai hak untuk mempertahankan argumen mereka. Aktor berusia 32 tahun itu menilai bahwa tanggapan jaksa (replik) yang tetap pada tuntutannya merupakan hal yang lumrah dalam persidangan.
"Ya pertama-tama kita hormati dulu tanggapan replik dari Jaksa. Ya itu haknya kan," ujar Ammar Zoni, dikutip dari Youtube Cumicumi.
Bukan hanya itu, Ammar juga menegaskan bahwa pembelaan yang disusunnya memuat poin-poin penting perjalanan hidupnya. Mantan suami Irish Bella itu juga merasa penolakan tersebut menjadi bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.
"Sekarang itu bukan ditolak, itu kan dugaan. Kalau versinya Jaksa ya wajar dong, enggak mungkin Jaksa menerima berarti ya keputusan sudah langsung diputus dong udah, ya kan? Berarti bebas dong," sambungnya.
Di sisi lain, kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias juga menyebut bahwa pihaknya akan segera menyiapkan langkah hukum selanjutnya, yakni duplik atau tanggapan atas replik jaksa. Selain itu, menurut Jon, penolakan jaksa sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di persidangan.
"Nah kami sebagai PH (Penasihat Hukum) nanti akan membuat tanggapan juga terhadap repliknya, namanya duplik. Ya itu ya masing-masing lah. Memang ada tupoksinya masing-masing," kata Jon Mathias.
Sementara itu, Ammar sempat merespon soal pernyataannya yang dianggap menyinggung mantan istrinya. Ayah dua anak itu pun mengklarifikasi jika dirinya tak berniat untuk menyudutkan pihak mana pun dalam nota pembelaannya tersebut. Ammar pun meminta maaf ke publik, terutama ke Irish Bella yang kini sudah memulai hidup baru.
"Dan di sini tidak ada yang ingin mengintervensi dari pleidoi yang saya buat gitu. Namun kalau memang dari pihak sana merasa terganggu atau merasa terintervensi gitu ya saya minta maaf. Tapi sekali lagi saya katakan tidak ada bermaksud apa-apa," pungkas Ammar Zoni. (ND)