logo shopcumi
  • Politik
  • 4 jam yang lalu

Andi Azwan: Jokowi Siap Hadiri Sidang, Bawa Bukti Ijazah Mulai dari Bangku SD

Image Source : youtube.com/@cumicumicom

































Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, dikabarkan akan hadir langsung dalam persidangan Roy Suryo terkait dugaan penyebaran informasi palsu soal ijazahnya. Melalui kesempatan tersebut, Pria Solo itu digadang-gadang siap membawa seluruh dokumen bukti akademiknya. Mulai dari Ijazah jenjang Sekolah Dasar, hingga Sekolah Menengah Atas.

Informasi itu disampaikan secara langsung oleh Andi Azwan, kepada awak media paska menjalani sidang eksepsi terhadap dr. Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa, hari Kamis (09/07/2026). Lewat kesempatan itu, Andi Azwan pun menegaskan bahwa kehadiran Jokowi di persidangan sudah dipastikan, lengkap dengan bukti-bukti ijazah yang akan ditunjukkan secara terbuka kepada publik.

"Saya katakan dan juga Pak Jokowi sendiri sudah mengatakan diomongkan bahwa beliau itu akan hadir, akan membawa semua ijazah beliau SD, SMP dan SMA" Kata Andi Azwan

Menurut Andi Azwan, momen persidangan ini sudah lama dinantikan oleh Jokowi. Karena, momen itu diharapkan dapar menjadi kesempatan, untuk membuktikan keaslian ijazahnya kepada masyarakat, setelah selama ini isu tersebut terus digulirkan dan dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu.

"Karena apa? Ini adalah momen yang ditunggu oleh beliau untuk membuktikan kepada masyarakat Indonesia ya, bahwa selama ini digoreng-goreng, bahwa selama ini dipreming gitu oleh mereka ini dia mempunyai ijazah asli akan ditunjukkan kepada masyarakat Indonesia" sambungnya

Baca Juga: Prabowo Terima Kunjungan Hangat Thaksin dan Paetongtarn Shinawatra di Kertanegara

Andi menyebut sidang ini kemungkinan akan berlangsung pada agenda sidang kelima.

"Ya, kira-kira itu kemungkinan sidang kelima" tegasnya

Lebih lanjut, Andi Azwan menegaskan bahwa langkah Jokowi hadir langsung ke persidangan menjadi bukti bahwa dirinya tidak melakukan intervensi atau "cawe-cawe" dalam proses hukum yang berjalan. Ia menilai sikap ini menunjukkan komitmen Jokowi sebagai negarawan yang menjunjung tinggi supremasi hukum.

"Pak Jokowi itu adalah seorang negarawan yang sangat tak hukum. Ini membuktikan tidak ada cawe-cawe dari Pak Jokowi ya. Ini perlu kita poin untuk itu, pointer untuk itu ya. Karena apa? selama ini diframing ya oleh mereka semua bahwa Pak Jokowi cawe-cawe dalam persidangan, cawe-caw dalam hal penangkapan, cawek-cawek ya dalam hal masyarakat tidak ada sama sekali. Bayangkan seorang presiden ketujuh tetap komitmen bahwa hukum itu harus ditegakkan. Hukum itu di atas segalanya" tambahnya lagi

Andi Azwan turut menyinggung istilah "KUHP Solo" yang kerap dialamatkan kepada Jokowi, yang menurutnya merupakan bentuk framing negatif dari pihak-pihak tertentu. Ia menyebut bahwa di internal tim kuasa hukum lawan pun disebut telah terjadi perpecahan pandangan terkait perkara ini.

"Jangan ada lagi framing mengatakan ini KUHP Solo karena mereka melakukan hal itu... dan kita ketahui mereka sendiri penasihat hukumnya sudah pecah belah untuk ini," pungkasnya.



related articles
Setelah Ditabrak BMW Mewah Putra Konglomerat, Ini kisah Andi (RA) dan Keluarganya yang Kini Menunggu Keadilan

  • Politik
  • 20 jam yang lalu
Alasan Nadiem Makarim Siap Ajukan Banding Usai Divonis 10 Tahun Penjara

  • Politik
  • 1 minggu yang lalu
Ikut Andil dari Penangkapan Taufik Hidayat, Dadang Ahyar Justru Tak Ingin Terima Uang Sayembara

  • Viral
  • 2 minggu yang lalu