logo shopcumi
  • Politik
  • 6 jam yang lalu

Kehadiran Jokowi Ubah Wajah NTT, 20 Triliun APBN Untuk Pembangunan Masif Infrastruktur

Image Source :

































Kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dinilai membawa perubahan signifikan bagi Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dalam peningkatan peran dan posisi perempuan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Gajah Solid Nusantara (GSN), Ester, saat ditemui di sela-sela persiapan penyambutan Jokowi di Pantai Oesina, Kabupaten Kupang, Jumat (31/7/2026).

Menurut Ester, selama ini perempuan di NTT kerap menghadapi berbagai keterbatasan akibat kondisi daerah yang tergolong tertinggal. Namun, dalam satu dekade kepemimpinan Jokowi, perubahan mulai terasa nyata.

"Dulu perempuan di NTT sering merasa tersisihkan. Tapi dengan kehadiran Pak Jokowi sebagai role model yang memberi perhatian besar pada daerah ini, perubahan itu sangat terlihat," ujarnya.

Ia menilai pembangunan infrastruktur dan pengembangan sektor pariwisata, khususnya di Labuan Bajo, telah mengangkat citra NTT hingga ke tingkat internasional.

Dampaknya tidak hanya dirasakan secara ekonomi, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk terlibat dalam berbagai sektor.

"Selama 10 tahun kepemimpinan beliau, wajah NTT berubah. Kita tidak bisa memungkiri dampaknya sangat besar, bahkan NTT kini dikenal dunia," tegasnya.

Selain itu, Ester juga menyoroti meningkatnya keterwakilan perempuan dalam jabatan publik di NTT. Menurutnya, kini semakin banyak perempuan yang menduduki posisi strategis, termasuk sebagai wakil kepala daerah.

"Ini bukti perempuan NTT sudah maju. Mereka tidak lagi tertinggal, tetapi mampu menunjukkan jati diri sebagai pribadi yang tegas, berkarakter, dan berkontribusi dalam pembangunan," katanya.

Terkait berbagai isu yang menyerang Jokowi, seperti tudingan ijazah dan polemik lainnya, Ester menilai hal tersebut tidak perlu lagi diperdebatkan.

"Beliau sudah melalui proses panjang dalam karier politik, mulai dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga dua periode sebagai Presiden. Semua tentu sudah melalui tahapan dan verifikasi yang jelas," ujarnya.

Ester juga menilai kunjungan Jokowi ke NTT sebagai bentuk silaturahmi dan kedekatan emosional dengan masyarakat, bukan sekadar agenda politik.

"Kalau beliau datang kembali ke NTT, itu hal yang wajar. Masyarakat bahkan menyebut ini seperti pulang kampung. Banyak spanduk bertuliskan 'selamat pulang kampung'," katanya.

Ia menambahkan, masyarakat kini semakin cerdas dalam menyikapi berbagai isu, termasuk spekulasi politik yang berkembang.

Sebagai perwakilan organisasi dan warga NTT, Ester menyampaikan apresiasi atas kontribusi Jokowi dalam pembangunan daerah.

"Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik kehadiran Pak Jokowi di bumi Flobamora. Apa yang sudah beliau lakukan untuk kemajuan Indonesia, termasuk NTT, patut diapresiasi," tandasnya.

Diketahui, sejumlah proyek strategis yang kini telah dirasakan manfaatnya antara lain:

1. Bendungan Raknamo – Kabupaten Kupang

Dengan investasi sekitar Rp710 miliar, bendungan ini dibangun pada 2014–2018 dan telah beroperasi sejak 2018 sebagai sumber air baku dan irigasi bagi masyarakat.

2. Bendungan Rotiklot – Kabupaten Belu

Dibangun pada 2015–2019 dengan nilai sekitar Rp497 miliar, bendungan ini mendukung ketahanan air di wilayah perbatasan dan mulai beroperasi sejak 2019.

3. Bendungan Napun Gete – Kabupaten Sikka

Proyek senilai Rp880 miliar ini dikerjakan pada 2016–2022 dan kini berfungsi sebagai penopang irigasi serta kebutuhan air masyarakat.

4. Bendungan Temef – Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)

Sebagai salah satu proyek terbesar dengan investasi mencapai Rp2,7 triliun, bendungan ini dibangun pada 2017–2024 dan resmi beroperasi sejak 2024.

5. Pengembangan Labuan Bajo – Kabupaten Manggarai Barat

Dengan total investasi sekitar Rp3–5 triliun, kawasan ini ditata sejak 2020 hingga 2024 dan kini menjelma menjadi destinasi pariwisata kelas dunia.

6. Bandara Komodo – Labuan Bajo

Revitalisasi bandara dengan nilai Rp1,2 triliun pada 2019–2021 memperkuat akses wisatawan, dan telah beroperasi optimal sejak 2021.

7. PLBN Mota Ain, Wini, dan Motamasin

Tiga pos lintas batas negara di perbatasan RI–Timor Leste ini dibangun dengan investasi sekitar Rp700 miliar pada 2015–2019, kini menjadi wajah baru gerbang perbatasan yang modern.

8. Pelabuhan Tenau – Kupang

Dengan anggaran sekitar Rp500 miliar (2016–2022), pelabuhan ini meningkatkan arus logistik dan konektivitas laut di NTT.

9. Embung dan Irigasi di Seluruh NTT

Pembangunan ratusan embung dan jaringan irigasi dengan total investasi sekitar Rp900 miliar (2015–2024) memperkuat ketahanan air di berbagai wilayah.

10. Jalan Nasional dan Kawasan Perbatasan

Lebih dari Rp10 triliun dialokasikan untuk pembangunan jalan nasional dan kawasan perbatasan sepanjang 2015–2024, membuka akses antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. (redaksi)

related articles
Kisah Abner, Pemuda TTS Mengubah Nasib Pasca Jokowi Bangun Bendungan Temef di NTT

  • Politik
  • 7 jam yang lalu
Jejak Nyata Jokowi Ubah Wajah Flobamora, 20 Triliun Untuk Bangun NTT

  • Politik
  • 16 jam yang lalu
Sebut Ucapan FX Rudyatmo Soal Jokowi Cuma 'Pepesan Kosong', Ini Alasan Andi Azwan

  • Politik
  • 21 jam yang lalu