Image Source : instagram.com/sekretariat.kabinet
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti situasi geopolitik global dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/08/2026). Ia mengingatkan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi berbagai gejolak yang berdampak pada rantai pasok dan ekonomi global.
"Kita mengetahui dunia sedang menghadapi konflik geopolitik, perang dagang, perang terbuka di Eropa, di Timur Tengah, dan berbagai tempat lain di dunia. Seluruh dunia mengalami gangguan rantai pasok dan tekanan ekonomi," ujar Prabowo.
Dalam situasi tersebut, Prabowo menegaskan Indonesia harus semakin mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak bergantung pada pasokan dari luar negeri, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan situasi global yang memburuk secara tiba-tiba.
"Indonesia harus semakin mampu berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita harus bisa mandiri, kita tidak boleh tergantung pasokan-pasokan dari luar karena kalau situasi tiba-tiba berubah ke arah yang lebih jelek, kita tetap harus survive," tegasnya.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, akun resmi Kemensetneg menuliskan bahwa di tengah situasi global yang diwarnai konflik geopolitik, perang dagang, hingga konflik bersenjata, Indonesia perlu semakin memperkuat kemandirian nasional. Pemerintah disebut terus mendorong agar Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dan tidak bergantung pada pasokan dari luar negeri, khususnya untuk memenuhi kebutuhan strategis nasional.
Baca Juga: 21 Bulan Memimpin, Prabowo Sampaikan Empat Pedomannya di Sidang Tahunan MPR
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo Subianto juga memaparkan empat pedoman utama yang menjadi landasan pemerintahannya selama 21 bulan terakhir.
Pertama, bekerja untuk menjaga dan melaksanakan perintah-perintah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Kedua, pemerintah bekerja untuk menjaga, menjalankan, dan melindungi kepentingan inti nasional yang vital, termasuk mengelola kekayaan bangsa Indonesia dengan sebaik-baiknya agar dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemakmuran seluruh rakyat.
Ketiga, pemerintah berupaya mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Keempat, seluruh kerja pemerintahan selalu berorientasi pada kepentingan rakyat serta kepentingan anak-anak dan cucu-cucu mereka di masa depan.
"Untuk
menunaikan janji-janji yang saya telah ucapkan dan menunaikan sumpah saya
sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah pimpin pemerintahan Negara
Kesatuan Republik Indonesia selama 21 bulan dengan empat pedoman utama,"
ujar Prabowo.
Simak pesan lengkap Presiden Prabowo di halaman berikut