Image Source : instagram.com/kemenhut
Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, bersama Balai Taman Nasional Gunung Palung dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), bergerak cepat mengevakuasi tiga individu orangutan yang ditemukan di sekitar area perkebunan dan permukiman warga di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Langkah ini merupakan respons atas laporan masyarakat setempat.
"Merespons laporan masyarakat, Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Kalimantan Barat bersama Balai Taman Nasional Gunung Palung dan YIARI bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap tiga individu orangutan di Kabupaten Ketapang." Tulis akun media sosial resmi Kementrian Kehutanan (22/08/2026)
Ketiga orangutan tersebut, yakni Mamak Yuni, Pura, dan Yuni, diketahui bergerak mendekati wilayah perkebunan dan permukiman akibat dinamika kondisi alam yang terjadi belakangan ini.
"Ketiganya, Mamak Yuni, Pura, dan Yuni ditemukan bergerak di sekitar area perkebunan dan pemukiman warga" sambungnya
Setelah menjalani pemeriksaan medis dan dinyatakan dalam kondisi sehat, ketiga orangutan itu berhasil ditranslokasikan dan dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Palung, Sektor Batu Barat.
Pihak BKSDA menyampaikan bahwa mereka terus menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat terkait kemunculan orangutan di sekitar wilayah perkebunan dan permukiman. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak mengganggu apabila menemukan satwa liar di sekitar lingkungan mereka, serta segera melaporkannya kepada BKSDA setempat.
Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa laporan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya bersama menjaga keselamatan warga, sekaligus melindungi satwa liar dan keanekaragaman hayati Indonesia.