Image Source : Instagram
Penyanyi Kunto Aji diketahui adalah salah satu artis yang cukup vokal mengkritik pemerintah terkait keresahan publik di media sosial miliknya. Sayang, aksinya itu rupanya tak lepas dari konsekuensi dan teror di dunia nyata.
Ditemui belum lama ini, Kunto Aji blakblakan mengaku kerap menjadi sasaran serangan buzzer di media sosial. Bukan hanya di kolom komentar atau pesan langsung (DM), penyanyi jebolan Indonesian Idol itu juga mengalami 'serangan' hingga ranah pribadinya seperti mendapat teror orderan fiktif makanan melalui ojek online (ojol) tanpa dibayar.
"Aneh enggak masuk akal? Dikirimin Gojek enggak dibayar kali ya. Gojek makanan banyak banget gitu tiba-tiba di alamat rumah. Pada saat lagi ramenya satu cuit yang rame gitu tiba-tiba dikirimin yang belum dip (dibayar)," ungkap Kunto Aji.
Pria kelahiran Yogyakarta ini menyebut peristiwa itu terjadi pada tahun ini setelah unggahan kritisnya viral di media sosial. Meski awalnya tak ingin ambil pusing, namun nominal pesanan fiktif yang tiba-tiba dialamatkan ke rumahnya pun terbilang tidak sedikit.
"Berapa ratus ribu sih. Pokoknya makanan dan minuman dua ojol tiba-tiba datang, kayak gitu," beber Kunto Aji.
Meski begitu, Kunto Aji tetap mengaku cukup beruntung karena dirinya kerap berpindah hunian. Sehingga, teror kiriman makanan fiktif itu tidak terlalu membuatnya terancam.
"Kebetulan saya baru pindah rumah. Jadi situasinya saya enggak tahu di rumah saya yang sebelah sana, jadi saya berpindah-pindah aja," tuturnya.
Ketika disinggung apakah teror ini akan menghentikannya untuk berbicara kritis di sosmed, Kunto Aji memberi jawaban mengejutkan. Menurutnya, hal seperti ini sama sekali tidak membuatnya gentar. Baginya, ancaman dari pendengung di jagat maya sudah menjadi bagian yang harus dihadapi oleh siapa pun yang bersuara lantang. (ND)