Image Source :
Seperti diberitakan sebelumnya, Ruben Onsu sempat didemo oleh sekelompok massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Penjaga Moral di depan Gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan. Massa tersebut menuntut agar Ruben diboikot oleh stasiun TV usai video callnya dengan seorang pria viral beberapa waktu yang lalu.
Terkait insiden ini, kuasa hukum Ruben Onsu yaitu Minola Sebayang, akhirnya buka suara. Sang artis disebut telah memiliki niat untuk menyeret oknum di balik demonstrasi tersebut ke jalur hukum. Bahkan, Ruben saat ini telah mengantongi sejumlah nama hingga nomor telepon yang diduga kuat berkaitan dengan penggerak aksi boikot tersebut.
"Kalau Ruben bilang dalangnya masih belum ketahuan, bisa siapa saja. Tapi kan sudah ada tuh nama-nama yang sudah di-spill sama Ruben. Nah, itu kan sudah ada nomor-nomornya," kata Minola Sebayang.
Tak main-main, Minola menyebut seluruh data dan nomor kontak yang telah dikumpulkan siap diserahkan ke pihak kepolisian, khususnya unit cyber crime. Hal ini guna melacak identitas para terduga pelaku lebih lanjut.
Bukan hanya itu, pihak Ruben Onsu juga menegaskan mereka bakal mengambil langkah hukum tegas, baik secara perdata maupun laporan pidana, apabila gelombang demonstrasi tersebut terbukti mengganggu dan merugikan pekerjaan presenter 43 tahun tersebut.
"Banyak pasal. Kalau misalnya itu berdampak kepada pekerjaannya, bisa artinya orang-orang yang sudah dapat identitasnya itu, apalagi menyuarakan hal-hal yang belum pasti, mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum, ganti rugi, atau melakukan hak laporan ke tindak pidana," tegas Minola.
Lebih lanjut, Minola juga menyoroti adanya potensi pasal penghasutan di balik aksi unjuk rasa tersebut. Walau begitu, pihaknya memilih tetap berhati-hati dan menelusuri motif di balik aksi tersebut agar tidak memunculkan tuduhan tanpa dasar. (ND)