logo shopcumi
  • Viral
  • 2 jam yang lalu

Peduli Korban Gempa NTT, Pemerintah Kabupaten Tuban Resmi Batalkan Pesta Kemerdekaan

Image Source : Instagram

































Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, resmi membatalkan Pesta Kemerdekaan HUT ke-81 RI tahun 2026. Bukan tanpa alasan, hal ini dilakukan sebagai wujud empati, simpati, dan solidaritas mendalam bagi para korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keputusan pembatalan Pesta Kemerdekaan HUT RI ke-81 ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana, pada Minggu, 16 Agustus 2026. Budi juga sempat mengungkapkan bahwakeputusan pembatalan diambil setelah panitia mempertimbangkan berbagai masukan, terutama arahan dan petunjuk Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.

"Setelah mempertimbangkan berbagai hal dan masukan dari berbagai pihak, terutama arahan dan petunjuk Mas Bupati, kami memutuskan untuk membatalkan Pesta Kemerdekaan sebagai bentuk simpati dan kepedulian kita terhadap saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di NTT," ujar Budi Wiyana.


Menurut Budi, pembatalan Pesta Kemerdekaan tidak mengurangi makna apapun dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Rl. Sebaliknya, momentum kemerdekaan dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Tak lupa, Budi mengajak masyarakat untuk mendoakan warga NTT yang terdampak gempa bumi.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat atas pembatalan Pesta Kemerdekaan. Semoga keputusan ini dapat dipahami sebagai bentuk empati dan solidaritas kita bersama. Saat saudara-saudara kita di NTT sedang menghadapi musibah, mari kita tunjukkan bahwa kita hadir dan peduli," ujarnya.

Meski pesta kemerdekaan dibatalkan, rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tetap dilaksanakan. Upacara pengibaran dan penurunan bendera tetap digelar di Alun-Alun Tuban sesuai jadwal rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara itu, gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB. Guncangan dahsyat diketahui berpusat di laut pada jarak 30 km timur laut Nagekeo dengan kedalaman dangkal 15 km akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back-Arc Thrust). (ND)

related articles
Dukung Pidato Prabowo, Ketua Barisan 08 Center Singgung "Jangan Ada Politik Balas Budi"

  • Politik
  • 1 hari yang lalu
Gempa M7,7 Guncang Nagekeo NTT, Dua Orang Meninggal Dunia di Sikka

  • Viral
  • 3 hari yang lalu
Janji 2 Tahun Silam: Jokowi Kembali ke NTT, Tepati Komitmen Bantu Rumput Laut Lokal

  • Politik
  • 2 minggu yang lalu