logo shopcumi
  • Lifestyle
  • 3 jam yang lalu

BUKAN AIB! Dr. Ngabila Salama Ajak Masyarakat Stop Stigma Terhadap Pasien TBC

Image Source : ilustrasi AI

































Pada setiap kasus tuberkulosis (TBC), sang penderita sebenarnya tengah menghadapi peperangan di dua sisi. Pertama, menghadapi penyakit yang mulai menggerogoti tubuh. Sementara yang kedua, tak lain adalah stigma sosial yang mengiringinya.

 

Seberapa patuh sang penderita dalam mengkonsumsi obat dan menjalani rangkaian pemulihan, namun tetap saja, ia merasakan dampak negatif yang luar biasa. Dikucilkan, diceraikan, dibuang dari rumah, diusir dan lain sebagainya. Padahal fakta kenyataannya, justru berbanding terbalik dengan ketakutan masyarakat.



 

Ya, melalui kemunculannya di acara podcast Special Interview bersama host Vincen Bero yang tayang di kanal Youtube Cumicumi, praktisi kesehatan masyarakat, dr. Ngabila Salama menegaskan bahwa TBC merupakan penyakit yang seratus persen dapat disembuhkan. TBC juga merupakan penyakit medis biasa, yang tidak berasal dari keturunan apalagi kutukan gaib.

 

"TBC 100% dapat disembuhkan ya. Ini adalah suatu penyakit biasa, bukan kutukan, bukan keturunan dan tidak boleh ada stigma pada pasien TBC" ucap dr. Ngabila Salama dalam video yang diunggah kanal Youtube Cumicumi, Sabtu (21/6/2026)



 

Melalui kesempatan yang sama, dr. Ngabila pun menjelaskan efek-efek negatif yang dirasakan para penderita TBC. Padahal, yang ia butuhkan pada momen itu adalah dukungan, bukan stigma. Apalagi, dr. Ngabila menyebut kalau penyakit TBC, dapat disembuhkan secara total, hanya dalam waktu sekitar 6 bulan. Bukan hanya itu, setelah menjalani isolasi selama 14 hari saja, kemungkinan penularan TBC hanya tersisa sekita dua puluh persen.

"Orang yang kena TBC itu kadang kena stigma sosial luar biasa. Dikucilkan, diceraikan, dibuang dari rumah, diusir dsb. Bahkan dipecat dari pekerjaan itu jadi masih sesuatu hal yang tabu. Padahal dia isolasi 14 hari ya itu kemungkinan untuk menularkan ke orang sudah sangat rendah bahkan sudah sekitar 20%. Dia cukup bisa beraktivitas sehari-hari dengan masker dan dengan pengobatan yang teratur, dengan obat-obatan yang sudah disederhanakan makin canggih. Harusnya 6 bulan dia minum obat itu bisa sembuh total sempurna 100%" tegasnya


related articles
Penyidik Polda Metro Jaya Persilahkan Roy Suryo Dan dr. Tifa Tempuh Jalur Hukum Bila Merasa Dikriminalisasi

  • Politik
  • 1 hari yang lalu
Bukan Tabu, Bukan Aib: dr. Ngabila dan Harapan untuk Pasangan yang Masih Berjuang

  • Lifestyle
  • 6 hari yang lalu
"Tolonglah, Kami Lagi Berjuang": dr. Ngabila Ungkap Infertilitas Bukan Salah Perempuan Semata

  • Lifestyle
  • 6 hari yang lalu