logo shopcumi
  • Lifestyle
  • 6 jam yang lalu

Menyusui Adalah Proses Belajar, Hindari Tekanan Sosial yang Justru Menghambat

Image Source : ilustrasi

































Terkadang, situasi di mana ASI tidak keluar dengan deras di hari-hari pertama, sudah berhasil membuat banyak ibu merasakan panik yang hebat. Mirisnya, kekhawatiran yang mulanya hanya bak percikan api yang kecil itu justru meledak, akibat diperparah oleh komentar miring orang-orang sekitar. Ucapan-ucapan seperti bayi sedang haus hingga mendorong untuk diberikan susu formula, sudah jadi makanan sehari-hari bagi ibu muda yang mengalami hal serupa.


Padahal, fakta yang ada justru mengatakan hal sebaliknya, dan fenomena di mana ASI belum keluar di hari-hari pertama, adalah hal wajar. Apalagi,  sang bayi sebenarnya juga sudah dibekali cadangan energi alami. Hal ini diungkap oleh dr. Ngabila Salama, dalam acara podcast Special Interview yang tayang di kanal Youtube Cumicumi. Praktisi kesehatan masyarakat itu turut menjelaskan, bahwa tubuh bayi menyimpan lemak coklat yang berfungsi sebagai cadangan makanan di tiga hari pertama kehidupannya


"Bayi baru lahir 3 hari tidak minum satu tetes air susu pun itu bisa hidup karena dia masih punya lemak coklat," kata dr. Ngabila


Baca Juga: Heat Exhaustion & Heat Stroke: Ancaman Serius di Balik Panas Terik Matahari

 

Sayangnya, fase adaptasi ini justru seringkali terlewati, lantaran adanya tekanan sosial yang menghambat. Seperti diketahui, di fase itu kebanyakan ibu sudah keburu didesak untuk memberikan dot atau susu formula begitu bayinya menangis.  Sedangkan menurut dr. Ngabila, tangisan bayi di masa-masa awal tidak selalu berarti kelaparan, melainkan bagian dari proses adaptasi baik ibu maupun bayi yang sama-sama masih belajar


"Kadang-kadang melihat bayi nangis, padahal dia masih belajar berusaha baru menjadi ibu, orang udah pada bisik-bisik, kasih aja lah susu formula," katanya


Bila sang ibu terbawa keadaan dari tekanan yang salah, sang bayi justru trelanjur adaptasi dengan dot yang jauh lebih mudah diisap dibanding puting payudara. Sehingga menjadi malas berusaha menyusu langsung dan proses belajar menyusui pun terhambat


"Dia malas, dia tidak belajar, tidak rangsang, padahal menyusui itu adalah proses belajar," tegasnya.

related articles
Ibu Hamil Dilarang Minum Air Dingin? dr. Ngabila Salama: Mitos!

  • Lifestyle
  • 11 jam yang lalu
Terjerat Hutang-Piutang Ratusan Juta Rupiah, Apartemen dr. Tifa Disita PN Jakarta Selatan

  • Politik
  • 5 hari yang lalu
Kiat Sehat di Pancaroba Ala dr. Ngabila: Segelas Air Putih Setelah dan Sebelum Sholat

  • Lifestyle
  • 1 minggu yang lalu