logo shopcumi
  • Viral
  • 6 jam yang lalu

Komdigi Buka Suara Soal Isu Shadowban Unggahan Tentang Karhutal

Image Source : pexelx

‌

‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akhirnya buka suara terkait isu yang menyebut adanya pembatasan jangkauan konten atau shadowban terhadap unggahan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebelumnya, sejumlah pengguna media sosial menduga adanya shadowban yang dilakukan pemerintah melalui Komdigi. Hal ini lantaran para pengguna media sosial sering kali merasakan konten-konten terkait topik tertentu cenderung mendapatkan sedikit jumlah engagement, mulai dari view, like, hingga komentarnya.

Menanggapi isu shadowban terhadap konten karhutla, Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid membantahnya. Menurutnya, konten yang dikonsumsi di media sosial sudah seharusnya jadi hak pengguna untuk memilih. Tidak untuk diatur oleh perusahaan teknologi secara sepihak.

"Komdigi justru terus mendorong adanya akuntabilitas dan transparansi algoritma dari para platform. Karena apa yang kita lihat dan kita konsumsi di sosial media seharusnya merupakan hak pengguna sebagai konsumen untuk memilih, bukan diatur sepihak oleh perusahaan teknologi semata," kata Meutya Hafid.

Meutya bahkan mendorong masyarakat untukmengajukan aduan atau banding ke media sosial jika merasa layanan terganggu. Termasuk melaporkannya pada pihak Komdigi.

"Jika ada yang merasa ada gangguan layanan pada unggahan terkait karhutla di platform baik itu Meta, TikTok atau platform lainnya, ajukan aduan atau banding kepada platform terkait lalu laporkan juga kepada kami," jelasnya.

Bukan hanya itu, Meutya juga membantah pihaknya melakukan permintaan penurunan konten untuk membatasi informasi terkait karhutla di sejumlah daerah di Indonesia. Menurutnya informasi soal kebakaran hutan dan lahan juga penting bagi pemerintah agar dapat membantu dalam masukan penanganan.

"Pemerintah pun menaikkan informasi terkait karhutla dalam kanal-kanal sosial media pemerintah dalam kerangka komunikasi publik. Pemerintah terbuka atas masukan informasi yang faktual, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan terkait karhutla," ucapnya.

Sementara itu, isu shadowband ini juga sempat dibahas setelah sejumlah tokoh publik seperti Tasya Farasya, Jerome Polin, hingga Wendy Cagur. Mereka mengeluhkan tentang engangement media sosial setelah mengunggah konten terkait kebakaran hutan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. (ND)

related articles
Meutya Hafid Buka Suara soal Isu Shadowban Konten Karhutla

  • Politik
  • 5 jam yang lalu
Alasan Raline Shah Putuskan Mengundurkan Diri Sebagai Stafsus Komdigi

  • Seleb News
  • 1 minggu yang lalu
Tanggapan Komdigi Soal Isu Buat Instagram Down Saat Demo 12 Juni

  • Viral
  • 4 bulan yang lalu